Untuk yang sedang menyembunyikan perasaan.

Halo 🙌

Untuk seorang teman. Seorang ya, ya cuma seorang. Hehehe.

80% dari hasil curhatan teman-teman perempuan saya, Nyaman masih jadi alasan nomor satu kenapa seseorang jatuh cinta. Karena saya insyaAllah perempuan, kayaknya saya mulai baper juga. Hahahaha. Ga ding, ini bukan baper, ini cuma skill empati yang kelewat batas aja 😸

Ngomong2 disebut ada hubungan kayaknya juga kurang bener karena saya sedang menjalin hubungan dengan yg lainnya. Nah loh? 😸👯 

Saya ini ga berhak loh bilang cinta cintaan kita sama sama sudah waktunya dewasa buat menyikapi perasaan ini, keadaan ini. 😊 

Untuk diriku sendiri; Perasaan itu untuk di jaga. Bukan di cegah, bukan di rubah. Pasangan hidup bukan harus jadi pacar, kekasih. Tapi harus jadi teman baik 💃👯

Untuk teman yang selalu ingin ku curi perhatiannya; Cukup nikmati saja hubungan kita sebagai dua orang yang saling berbagi cerita, tidak usah ada urusan hati, kembalilah untuk tertawa bersama tanpa mengikut sertakan perasaan. Walau, munafik saya menuliskannya. Right now, I'm unstable.

Saya tau kapan saya merasa dicintai, diperhatikan, tapi saya takut kamu merasa memiliki. Karena, semua pahit bermula dari 'milik'. Walaupun kenyataannya saya sudah menjatuhkan hati pada seorang pria yang bahkan mungkin sedang kesal membacanya.

Saya mulai takut berfikir bahwa saya sedang terjebak dengan sesuatu yang sudah saya mulai sendiri. Saya takut tidak mampu memberikan yang kamu inginkan. Saya takut kamu tidak memperhatikan saya lagi. Saya takut sendirian.

But i can't give myself to you.

Selfish. Yes, it's me. ✌

Yang benar belum tentu saya tulis, dan yang saya tulis belum tentu benar. Semua ini ga ada yang saya tulis pake hati. Kalau yang pake hati ada di akun sebelah 💃👯

See you. 🙌

Komentar